KADIN dan PT Penta Dinamika Properti akan Bangun 1.600 Rumah Murah di Sukabumi

oleh

Ketua Umum Kamar Dagang dan Inustri Indonesia Eddy Ganefo bersama Direktur PT Penta Dinamika Property Dian Takdir meninjau lokasi yang akan dibangun perumahan bersubsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Desa Palasari, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jum’at (30/03/2018). Dikatakan Eddy Ganefo, di lokasi tersebut akan dibangun 1.600 unit rumah murah bersubsidi FLPP yang disediakan untuk para pekerja pabrik.

“Masih banyak sekali pekerja pabrik yang belum punya rumah, sementara mereka tinggal dengan cara sewa dengan biaya sekitar 600 ribuan sebulan,” kata Eddy Ganefo saat meninjau lahan untuk perumahan bersubsidi di Desa Palasari, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Ketua Umum KADIN Indonesia ini mengakui, dirinya merasa prihatin melihat banyaknya buruh yang belum punya rumah sendiri. Menurutnya, adanya rumah bagi para pekerja pabrik, dikatakannya membuka peluang jaminan pendidikan serta kesehatan bagi anak-anak mereka.

“Padahal rumah merupakan kebutuhan dasar manusia dan hak asasi manusia. Rumah tempat memulai pendidikan anak-anak, juga dengan memiliki rumah maka kesehatan dan kesejahteraan keluarga lebih terjamin,” imbuh Eddy.

Hal inilah, lanjut Eddy, yang menjadi salah satu alasan KADIN Indonesia mendukung PT Penta Dinamika Properti dalam menyediakan rumah berubsidi FLPP. Ditambahkannya,  rumah bersubsidi ini ramah lingkungan dan harganya sangat terjangkau untuk pekerja pabrik.

“Oleh karena itu, KADIN Indonesia mendukung rencana PT Penta Dinamika Properti yang ingin ikut mengentaskan masalah-masalah tersebut dengan cara menyediakan rumah sehat yang terjangkau oleh para pekerja,” terang Eddy Ganefo yang juga Ketua Dewan Pembina APERSI (Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indnesia).

Ditambahkan Eddy, syarat untuk mendapatkan rumah murah harga 130 juta per unit dengan tipe 30/60 ini sangat mudah. Jika dicicil, lanjutnya, uang muka atau down payment (DP) yang harus diberikan hanya 1 juta rupiah.

“Syaratnya belum pernah punya rumah, penghasilan maximal 4 jt, punya NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak). Dan cukup bayar 1 juta untuk tanda jadi,” terangnya.

Di Sukabumi, masih menurut Eddy, akan dibangun 1.600 unit rumah murah bersubsidi FLPP. Pembangunan dikerjakan dua tahap, tahap pertama sejumlah 400 unit dan sisanya di tahap kedua.

“Tahap pertama 400 unit, tahap kedua 1200 unit,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *